musim (amanah) (ber-) semi

28 06 2007

minggu-minggu yang penuh tantangan.

1. Garda Ganesha

2. Kongres

3. “Masa Depan”

4. OSKM.

Bersabarlah wahai saudaraku!! jalan ini memang panjang dan berat, tapi aku yakin, kita semua akan bisa melaluinya dengan kemenangan.  Hanya dengan semangat dan kebersamaan, serta kekuatan doa, ikhtiar, dan tawakkal, Allah akan menurunkan pertolongan-Nya pada kita..

Ganbatte!!!





di Taman Ganesha..

12 06 2007

 

15.38

alhamdulillah..

sebuah pencapaian luar biasa dari kawan-lawan garda ganesha. Salute for u, bro, galz!

Kemarin, 11 juni 2007 jam 15.30 kami memulai sebuah langkah kecil dalam perjalanan dan mimpi-mimpi besar garda ganesha. Ya, Taman Pendidikan Anak Terpadu Garda Ganesha. Sebuah persembahan dari kami untuk bangsa ini agar mereka yang sekarang sedang bersedih bisa segera tersenyum.

acara dimulai dengan segala keterbatasan: nasyid tidak ada, MC tidak datang, bapak-bapak tidak ada (cuma ibu-ibunya saja), tikar kurang, dll. Kondisi kita semua juga belum kondusif (kalau kata seorang adik 2005, kita masih sospol banget, bisa berinteraksi dengan masyarakat, tapi ga betah. Betahnya kajian dan gerakan..).

diluar dugaan, acara berlangsung dengan sangat ceria. anak-anak memancarkan senyuman dan kehangatan yang benar-benar jujur dari dalam lubuk jiwa. berkeliaran, tertawa, menjerit-jerit, menarik-narik lengan baju kawannya sembari berlari-larian, terduduk menunjuk-nunjuk seekor burung yang sedang terbang di angkasa dengan penuh rasa penasaran, berjumpalitan merengek ke seorang kakak agar sang kakak bersedia memanggulnya ke atas bahu, segalanya mengalir dengan penuh aura positif dan kegembiraan yang mendalam..

Read the rest of this entry »





Tekad!!

6 06 2007

Tekad (A Tribute to Izzatul Islam)

Berkibarlah GG

Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi

Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi…

Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi…

Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da’wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi…





sebuah mimpi dari anak peradaban..

6 06 2007

15.25

tadi pagi, sekitar jam 9 sampai jam 12, saya dan kawan-kawan tercinta di Garda Ganesha turun kembali bersama dengan rekan-rekan gerakan yang lain (KAMMI, FPR, GBB, BRAIN, BEM UPI) untuk aksi solidaritas kepada kawan-kawan SP FKK PTDI. Aksi ini dilandasi oleh keprihatinan terhadap lemahnya penegakan hukum yang terjadi dalam tubuh direksi PTDI sehingga koruptor kelas kakap, Dirut PT.DI Bpk. Edwin, sampai saat ini masih juga belum diringkus ke bui.

sekilas tentang isu yang kami bawa.
Seperi yang telah kita ketahui bersama, bahwa PN kelas I Kota Bandung telah mengadakan persidangan terhadap dirut PT. DI ini dan telah ditetapkan sebuah keputusan, bahwa bpk. Edwin selaku dirut PT.DI, telah bersalah dalam melanggar sebuah undang-undang (maafkan, daku lupa undang-undangnya..) dimana atas pelanggaran itu, beliau dijatuhi hukuman kurungan selama 2 bulan.

Namun apa yang terjadi kawan-kawan?

Kuasa hukum dirut PT.DI ini mengusulkan sebuah PK (peninjauan kembali) kepada institusi peradilanyang lebih tinggi, yaitu MA. Anehnya, (mungkin lebih tepat, tololnya) MA mengabulkan PK dan mengeluarkan keputusan untuk mengadakan sidang ulang di tempat yang sama (PN kelas I kota Bandung), dengan alasan, terdakwa saat itu tidak datang pada persidangan (padahal kuasa hukumnya suda ada).

ini merupakan sebuah pertanda, bahwa peradilan di Indonesia benar-benar sudah nasuk tahap kritis, dimana MA yang seharusnya menjadi benteng terakhir dalam peradilan di Indonesia, masih bisa dipermainkan oleh mereka yang memiliki duit. ya, duit. oleh karena itu, perjuangan ini belum selesai, kawan. kasus-kasus korupsi, kebisuan hukum, lumpuhnya undang-undang dalam menjerat mereka yang berduit, merupakan sebuah PR yang harus kita kerjakan bersama. Belum lagi masalah krisis moral, kepemimpinan, pendidikan, ekonomi, dan budaya yang tidak akan pernah bisa selesai dengan hanya mengandalkan pemerintah yang juga tidak jelas, apakah beritikad ingin menyelesaikan, ataukah malah memancing di air keruh.

sekarang sudah saatnya bangkit, kawan. kekuatan ada di pikiran, kepalan tangan, dan langkah kaki mereka yang mau menggunakannya. sekarang bukan saatnya lagi menunggu orang-orang tua untuk menyelesaikannya. kita kaum muda, dan kita adalah generasi yang di pundak kita terletak amanat bangsa ini..

hh…
andai kegelisahan ini adalah sebuah doa, maka ku berharap, semoga Allah berkenan mengabulkannya…





tugas elmes 2

5 06 2007

17.42

akhirnya.. stelah berjuang selama 1 semester dalam tugas elmes yang super duper parah ini, kami berhasil menyelesaikannya! yippi!
semoga tugas elems yang kami buat ini bisa menyumbangkan sesuatu yang berarti buat negeri ini. amiin..

nantikan foto-foto kami!! =)

“jadilah sesuatu yang bermanfaat bagi dunia..”





stan pendaftaran seminar

4 06 2007

11.57.

hari ini kembali adrenalin dan syaraf-syaraf di kepala melonjak berlari dengan cepat. pusing! banyak banget yang dikeluhkan dan banyak yang tidak running sesuai rencana. harusnya sekarang aku di lab surya untuk bantu teman mengerjakan tugas elmes 2 yang tinggal finishing dan mengganti backbone-nya. tapi…

semua kacau.

andai diri ini bisa, di split..





sebatang rokok

4 06 2007

tadi malam. 09.30.

kehidupan manusia-manusia di bandung memang semakin hari semakin membuatku mengelus dada. kemarin dalam satu ruangan di sebuah -sebutlah warung- ada 1 pasangan (entah sedang pacaran atau sudah nikah) yang sedang bercengkrama, menikmati roti bakar dan segelas kopi. posisinya di arah jam 2 dari diriku. satu yang membuat mereka beda, masing-masing memegang sebatang rokok dan tengah mengepulkan asapnya ke udara memenuhi warung itu.
satu lagi di arah jam 9 dari aku, seorang wanita sedang membaca koran “lampu merah”. dia pun sedang menikmati segelas susu coklat. satu tangan membuka koran dan satu tangan yang lain memegang rokok juga.

beberapa waktu yang lalu juga aku makan di KBL. segerombolan anak ITB berjeni kelamin perempuan semua bercanda ria tertawa. yang beda, mereka semua juga sedang merokok..

aku tak tahu, tapi nampaknya efek globalisasi ini sudah berhasil menembus ruang-ruang kebiasaan formal manusia. berdoalah saja, semoga efek-efek baik saja yang kita terima di tengah gilanya zaman ini, kawan.





bagi-bagi buletin

3 06 2007

tadi pagi. 6.30.

cita-cita saya untuk membawa aura kepedulian masyarakat terhadap bangsa ini nampaknya akan menemui banyak sekali tantangan. Hal ini kami buktikan (dengan Novry PN2005, Lia FA2005, dan Citra FA2004) pagi tadi dalam momen pembagian selebaran oleh garda ganesha (social development community) pengantar ujian kepada calon mahasiswa ITB yang akan mengikuti USM terpusat hari kedua.

ditolak.
dibuang.
senyum-senyum saja.
diterima dengan sopan.
direnungkan (ada juga ternyata, tapi bukan sama calon mahasiswa, mungkin kakaknya atau temannya).

betapa negeri ini membutuhkan sebuah tekad dari anak peradabannya agar bisa kembali tersenyum.

“bu, jangan nangis lagi, ya..” kata sang anak pada ibu pertiwi.





curug dago..

3 06 2007

18.51

alhamdulillah..
army masih diberi kesehatan dan nikmat yang melimpah..

perjalanan army hari ini begitu menyenangkan..

sebuah momentum dalam jejak-jejak perjuangan, bertemu dengan saudara seiman dalam indahnya cinta dan ukhuwah.
Semoga keindahan ini bisa berlangsung selamanya, akhi..

bersama kalian, aku menjadi kuat
ana uhibbukum, akhi, ukhti, fillaah..





hari yang menyenangkan…

2 06 2007

23.07

hari ini begitu menyenangkan. daku berjumpa lagi dengan adik-adik dan kakak seperjuangan, dalam keluarga garda ganesha.

ada sebuah pembelajaran yang sangat berarti dalam komunitas pergerakan ini. yang jelas ada, seorang melancholic-nyaris-sempura sedang belajar mencintai saudara-saudaranya dengan sepenuh jiwa. Terima kasih ya Allah, kauberikan aku saudara-saudara yang begitu bermakna dalam perjuangan ini. Semoga perjumpaanku dengan mereka di dunia, akan berlanjut hingga ke syurga.. Amiin.

Tsabbith quluubana ‘alddiinik, wa’ala tho’atik, wa’alaa hidaayatik, yaa muntaqiim..