suatu sore di sudut sebuah negeri, ilalang berhenti bergoyang. Begitu pula pepohonan rindang yang sesaat terdiam. Angin berhenti berdesir. Pun begitu dengan sekawanan domba gunung yang bersimpuh bersamaan tanpa suara.
“Wahai Kakekku, aku tahu engkau ada disini berada dekat denganku. Akankah aku dapat
menemuimu di kehidupanku nanti, setelah urusanku dengan Tuhanku selesai. Betapa
rindu aku hendak bertemu denganmu wahai Kakekku dan bertemu dengan sahabatmu,
kekasihmu, Rasulullah SAW, betapa aku merindukan pertemuan ini..”
( Kakek dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah Khalifah Umar bin Khatab ra ) Read the rest of this entry »

Komentar