where will u go? (part 1)

10 10 2008

Aku tidak tahu dan sangat ingin ingin tahu, sebenarnya apa sih yang ada dalam rencana orang-orang yang baru lulus? Kerja? Bisnis? atau apa?

mungkin ini akibat kita tidak pernah diajari ilmu berencana kehidupan. Sadar ngga, kita selalu mengikuti hal-hal yang selalu dianggap benar dan aman oleh orang-orang di sekeliling kita. Lulus kuliah itu bagus kalau lanjut kerja di oil and gas company atau melanjut S-2. Atau bekerja dengan gaji besar. Tapi setelah lulus bisnis? “Kan jalan orang kaya tidak lewat jadi pekerja”, begitu pledoinya. di sisi lain mengatakan,”ga aman. tidak jamak orang berkelakuan seperti itu”. Tapi kalau aku di posisi itu, mungkin akan berpikir sebaliknya, iya kalau bisnisnya bagus dan berjalan lancar, Kalau ga? Wah, ketinggalan kereta sama yang employee. Berarti mungkin, ada yang hilang dari pola berpikir kita. Apa?

Mari kita pikirkan bersama dulu, sampai postingan berikutnya.


Actions

Information

14 responses

13 10 2008
fani ferdiana

berfikir… berfikir… berfikir… apa ya…

13 10 2008
radit

jom kita guna minda kita tuk berpikir…:D
ape la soalan ni???
tak paham la

14 10 2008
37degree

aduh,, secara yg baru lulus..
pas banget bahasannya

godaan idealisme dimana-mana
* pendaftaran CPNS = daerah ‘basah’ dan stagnansi, meskipun jaminan masa depan cerah
* lowongan oil n gas company (MNC) = gaji besar tapi digaji orang asing
* S2 = sekedar pelarian krn blm dapat kerja?

hmmm…. confused!
bersyukurlah kalian yg masih berstatus mahasiswa…

16 10 2008
adis

“bersyukurlah kalian yg masih berstatus mahasiswa…”

berarti gw harus bersyukur! =D

22 10 2008
patomi

hmm…nikah aja kali ya..trus serahkan semua ke suami..hahaha..(bukan patomi kalo seperti itu…)
iya sih..kadang bingung juga…tp kan kita udah punya visi hidup masing-masing, itu aja yang dijadiin patokan dasar kali ya? banyak jalan menuju ke roma ceunah…;)

22 10 2008
eelham182

assalam,
sebelumnya salam kenal. wah, bener sekali mas. klo udah lulus mau kemana kita?

24 10 2008
dedengkotKBU

semua itu harus kita sesuaikan dgn visi hidup kita masing2 ke depan….
saya yakin……semua kita pasti punya visi hidup, entah seberapa tinggi dan luasnya….
tapi kalau mau ngikutin kata2 salah satu orang sukses indonesia…
dengerin nih kata2nya……
“Alternatif lain yang bisa Anda pilih adalah memulai dengan investasi reksadana ketika Anda masih sebagai profesional, sambil mengumpulkan modal Diri dan Modal uang. Ketika modal diri dan modal uang sudah cukup, kebutuhan keluarga sudah di amankan, Anda bisa banting stir menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja. Saya memilih alternatif ini dan merasa bahagia dengan pilihan yang saya ambil.” Betti Alisjahbana (http://www.qbheadlines.com/investment.php?cat=9)

25 10 2008
armyalghifari

hmm.. kenapa kita harus kerja? kenapa kita harus bisnis? Ada yang masih mau menanggapi pertanyaan ini? apa yang membuat kita memilih jadi employee atau jadi businessman?

apa?

27 10 2008
ksatriacahaya

kenapa harus kerja?
karena kerja itu wajib, menurut ajaran agama.
makanya aku mau kerja, kerja keras, keras bangeet…biar masuk surga.
tapi tentunya aku ga akan bekerja di tempat orang yang memiskinkan saudara2ku di indonesia, atau di tempat orang2 yang labanya buat menghancurkan Islam.

kenapa harus bisnis?
karena aku pengen punya perusahaan pengolah air minum sendiri. biar bisa bikinin instalasi air minum di darfur, ethiopia, gunungkidul, dll. kalo jadi PNS aja, ga cukup duitnya buat mencapai itu. dan ga mungkin juga kan, minta suami bikinin perusahaan segedhe itu? yaweis, saya putuskan, saya akan berbisnis. lagian, 9 dari 10 shahabat rasul yang masuk surga kan yang mata pencahariannya berdagang. selain itu, pengen punya banyak karyawan, biar meringankan beban indonesia. dan kalo udah jadi ibu, tetep bisa dikerjain tuh bisnis, kan ada laptop dan teknologi komunikasi.

pilihannya bukan pada jadi employee atau businessman. tapi pada, apa sih mimpi kita. jadi employee atau businessman kan hanya tools, cara atau metode untuk nyampe kesana, ya nggak?

mungkin, sekarang lagi trend aja jadi businessman, jadi, biar keliatan keren, pada ikut2an jadi businessman. padahal kalo ga kuat banget niatnya, jadi businessman itu berat.

untung ente cowok my, bisa banyak hal yang dikerjain. kalo aku inget kuliah maninov, kan ada intrapreneur sama entrepreneur. yang intrapreneur itu, bekerja dan berinovasi dalam sebuah perusahaan yang sudah ada dan menjadi besar bersama perusahaan itu. yang entrepreneur, bekerja dan berinovasi dalam perusahaan yang dibuat sendiri. tinggal milih aja.

yang penting misinya. walopun jadi businessman, kalo misinya cuma pengen jadi orang kaya, kaya untuk diri sendiri….ga seru…ga seru banget hidupnya. ga jadi manusia tuh!

wallahu’alam

27 10 2008
shallypristine

heu,, postingannya dalem..

emm,, apa ya??

mau kerja ato bisnis itu semua untuk menjawab pertanyaan yang terus menerus ditanyakan sebuah suara dalam hati..

ada peran spesifik yang diamanahkan pada saya ketika seorang manusia dilahirkan. cari itu!

28 10 2008
alfiblora

wah pertanyaanmu gawe bingung wong akeh… haha
nek aku nyante My,…

Sing penting sing dilakoni kuwi niate bener…..
Trus untuk menuju cita2 yang besar(cita-cita ne juga sing bener)
Kowe wes ngerti lah….

Lagi blajar melu-melu nge-blog
hehe

31 10 2008
annitldari5bdg

Assalamu’alaikum my..
Sok atuh cepetan posting tulisan berikutnya =)
Sebelumnya mau ikut komentar dulu ah..

Mau bisnis ataupun jadi pekerja, tergantung tujuan kita apa. Dan ketika menentukan tujuan tadi, tentunya kita tentukan juga tahapan-tahapan utk mencapai itu. –O ya, ilmu merencanakan hidup kan kita dapat di Dauroh Pasca Kampus, army bolos ya =p–

Dan ketika kita telah memilih yang mana yang akhirnya menjadi jalan kita untuk mencapai tujuan tadi –jadi pekerja, jadi pekerja dulu biar punya modal baru bisnis, langsung bisnis, jadi ibu rumah tangga aja =p, ato apapun itu–, akan jatuh atau bangun, akan sukses atau tertatih, yang pasti grafiknya ga akan lurus2 aja dan itulah hidup!

Selamat berjuang !!

31 10 2008
annitldari5bdg

O ya, ada tambahan.

Mungkin ikhwan akan sedikit lebih kompleks dalam membahas hal seperti ini..

Karena ketika akhwat melakukannya (bisnis, kerja, ato apapun) hanya dalam rangka meng-amal-kan diri, ikhwan kan kudu sambil mikir gimana caranya membuat keluarganya sejahtera.

Bersyukur jadi akhwat =D

9 11 2008
yuda harja

he..he..he.. jadi inget masa lalu (ups…)
gara2 blm punya tujuan yang pasti pasca lulus, saya harus rela “menambah waktu kuliah”, sembari berfikir hendak ngapain. Akhirnya dapet ide pas semester 9 dan langsung “take action” saat itu juga. Meski skrg masih “berdarah2″ … dinikmati aja, namanya juga proses menuju sukses.

Leave a comment