1
Army Alghifari
Army berarti prajurit atau tentara angkatan darat dalam bahasa Inggris. biasanya dikaitkan dengan dua huruf yang biasa bertengger di depannya, US. Sebuah kata yang memiliki makna demikian mendalam. Mungkin orang tuaku menginginkan anaknya ini menjadi seorang tentara, atau minimal memiliki keberanian dan ketangguhan layaknya seorang tentara.
Alghifari. Jujur saja, ketika aku mulai menggunakan celana biru tua setelah 6 tahun bercelana pendek warna merah, aku sering berpikir dan bertanya dalam hati, apakah makna Alghifari. Sosok yang langsung terbayang di kepalaku adalah Abu Dzar Alghifari, seorang sahabat Rasulullah SAW.
Abu Dzar Alghifari dikenal sebagai toko zuhud. Ia sangat keras menentang orang
yg menimbun-nimbun emas. Abu Dzar berusaha mencontoh gaya hidup Rasulullah
Shallallahu Alaihi wa Sallam, ia hidup dengan sikap zuhud. Ia mempertahankan
pola hidup sederhana hingga istrinya memprotesnya, karena kemiskinan yg
dideritanya bersama keluarga. Ia pun menjawab protes istrinya dengan
mengatakan, “Wahai Ummu Dzar, sesungguhnya kita dihadapkan pada akibat yg berat
di esok hari. Orang yg membawa beban dunia yg ringan pada hari itu lebih baik
dari pada orang yg membawa beban yg berat”. (Ahmad bin Hambal)
Subhanallah. Seorang tokoh penentang kedzaliman dan sangat zuhud dalam hidupnya. Aku sangat yakin, besar harapan orang tua untuk mendidik dan membesarkan anaknya ini agar tangguh dan memiliki keimanan mendalam serta karakter kehidupan yang sangat kuat layaknya seorang Abu Dzar Alghifari.
dan akhirnya, Army Alghifari mungkin berarti, “Seorang tentara (Allah) yang memiliki kezuhudan luar biasa dalam menghadapi kehidupan dan rela mengorbankan jiwa-raganya untuk memerangi kebathilan”.
Jika setiap nama adalah do’a, maka aku berharap Allah mengabulkan nama itu untukku.
2
Aku lahir Rabu Wage, 7 Mei 1986, satu hari menjelang bulan Ramadhan. Mungkin kalau kelahiranku terlambat 1 hari, namaku berubah menjadi Army Alghifari Ramadhan! Lahir dengan berat normal dan tanpa cacat apapun sudah cukup membuat orangtuaku menangis haru sore itu di sebuah kota kecil di Jawa Timur, Madiun. Allahu Akbar.
Dua tahun pasca kelahiran, aku hijrah bersama ayah ibu ke Surabaya. Atau mungkin lebih tepatnya Sidoarjo, wong jalan 300 m saja sudah masuk kota Surabaya. “Sudah, tulis saja Surabaya kalau mau kirim apa-apa dari kota lain, biar nyampenya cepet”, begitu kata Ibu sering berpesan kepada Saudara yang datang dari jauh, menanggapi kebingungan akan lokasi rumahku.
masa kecil dilalui dengan biasa-biasa saja, tidak terlalu ada peristiwa luar biasa kecuali ketika itu orangtuaku selalu memaksa anak-anaknya, aku dan adikku yang pertama, untuk mengaji TPA di masjid kala sore hari, dan belajar tahsin Al Qur’an malam harinya. Alhamdulillah, itu salah satu paksaan orangtua yang paling aku syukuri hingga hari ini.
Hobi bermain di masjid dengan teman-teman kecil seperti main bola kaki di dalam masjid, gebok-gebokan (throw ball and run), delik-delikan (hide and seek), hingga main mercon dini hari di bulan ramadhan sampai memecahkan kaca tetangga karena suara keras mercon bumbung itu alhamdulillah tidaksampai berlanjut menjadi kebiasaan buruk. Namun sampai SMA masih ada kebiasaan yang akhirnya terpaksa dihentikan karena membuat ribut teman-teman di kelas, yakni main bola kaki di dalam ruangan. Akibat hobi yang satu ini, kaca di kelas kami pecah berkeping-keping gara-gara sebuah bola yang ditendang dengan tidak bertanggung jawab oleh seorang oknum yang berinisial AA. Untung ibu guru tidak terlalu cermat memperhatikan, bahwa ada jendela di ruangan kami yang sudah tidak ada kacanya.
Namun sedihnya, beberapa kawan-kawan kecil itu sekarang sudah tidak terlalu akrab lagi denganku. Dengan melanjutnya aku sekolah SMP dan SMA di kota dan segala kepadatan tugas sekolah, membuat aku hanya bisa dan sempat beristirahat saja di rumah. Kami hanya masih sering bertemu jika ada momen kenangan, Ramadhan. Oya, ada beberapa teman kecilku yang sudah almarhum gara-gara kecelakaan motor dan kecelakaan mobil. Karena Narkoba dan minuman keras. huh, aku bukan teman yang baik ternyata. Ada juga yang sekarang pengangguran dan hidup tidak jelas, nongkrong-nongkrong di siang hari, maen bola di lapangan rumput kampung kami di sore hari, maen kartu malam hari, dan menghabiskan paginya di tempat tidur. Mungkin itu rutinitas beberapa kawanku hingga hari ini. Dan nampaknya hanya segelintir dari kami yang selamat dari perihnya masa remaja. Hubungan kami pun sudah sangat renggang sekarang. Rasanya aku masih ingin bertemu dengan alm. Helmi dan alm. Ari, main di masjid lagi, meskipun aku masih sering takut dulu kalau bertemu kalian. Habis, hobi kalian ngelitikin orang sampai hampir nangis aja. Masih ingin bermain bola lagi dengan Dian, Agung, Rahardian. Masih ingin bermain mercon bumbung dengan Mas Erik. Hhh… Itu sekelumit masa kecilku di sudut kecil kota Sidoarjo.
(beberapa jam sebelum menjenguk cegi di RS Immanuel)
3
Masa-masa SMP, mungkin cukup memberikanku sedikit makna sebuah hidup. Beberapa kawan yang masih teringat keunikannya sampai sekarang: Dicky, Bella Bima (Bapaknya dulu pengurus PNKB Jawa Timur!), Awan (Pernah jago tenaga dalam dan jago maen gitar), Rani NB (siswi cerdas yang dulu ternyata pernah disukai Dicky; piss lagi bro!), Rizky (Temen yang satu ini selalu merasa menjadi seperti salah seorang personel limp bizkit, hobi duduk di sebelahku kalo lagi mau ujian.. hehe.., temen yang baik), satu lagi Aries (Temen yang jago banget matematika, aku pernah dicontekin pas ujian. Maafkan temanmu ini, ries ya.. Sekarang dia kuliah di FK Unair)
Itu semua teman di kelas 1G dan 3G. Kalau di kelas 2, kelas D, ada Agyl (dulu saingan SD, sekarang dia dah pergi jepang, kuliah disono), ada Gama (lagaknya ga bisa, padahal best student di 2D. Sampe sekarang masih jadi temen deket di Institut Gajah Duduk ini), Johar, dan banyak lagi temen-temen gokil yang lain. Alhamdulillah, sebagian besar dari mereka akhirnya ikut-ikutan halaqoh di masa-masa SMA-nya.
Hobi maen di masa SMP ini sedikit berkurang. Paling banter, kita main di rumah Gama atau Johar. Gama jago banget jadi drummer, sampe sekarang. Oya, kita pernah bikin simulasi gunung berapi yang paling edan, pake semen dan bikin sendiri kepundan-kepundannya, pake es kering sama Soda Kaustik dikasih pewarna warna merah. Wow!! Keren banget jadinya!!
Masa-masa ini dilalui dengan segala kesenangan, meski kadang-kadang riak-riak kecil kesedihan datang menghampiri.
Proud of you, my friend..
(silaturahmi anggota MATA’ Salman: mengenang masa-masa indah itu..)
4
Tibalah masa dimana pribadi seorang Army mulai ditempa. Ya, masa-masa SMA. Penuh kenangan unik dan menarik, dan momen-momen di SMA ini yang sudah membuat aku berubah drastis.
Kelas 1
Aku sering dicap menjadi sosok yang berlebihan dan sok tahu. Kadang sering disebut munafik karena terlalu banyak menggurui orang. Ya, aku sadar, masa itu aku merasa sedang “diajari oleh Allah” berinteraksi dengan manusia yang sangat jauh berbeda karakter hidupnya.
Satu tempat yang paling nyaman di masa-masa SMA-ku adalah masjid An Nuur. Dari masjid ini aku mengenal mereka yang aku sangat menghormatinya hingga kini: Mas Zakaria (Intelejen), Mas Detak, Mas Cahyo, Mas Luqman, Mas Taufik, dulu juga ada Mas Idhar, Mas Anom, Mas Wahyu, Mas Akma, dll yang sangat mungkin terlewatkan dalam barisan kata-kata ini saking banyaknya. Mereka semua adalah ujung tombak rohis yang berhasil menancap di jiwaku sampai hari ini. Dari mereka aku mengenal dunia da’wah Islam yang merupakan dunia dan jalan para nabi.
Aku masih teringat, masa-masa SAMBA (Sambut Murid Baru), kami ditenangkan di dalam masjid setelah dhuhur dengan segenap senyum yang mengembang dari wajah mereka. Padahal beberapa jam sebelum itu kami berada dalam ketegangan masa PENA (Pengenalan Almamater kalo ga salah, ospek gitu).
Aku semakin intens berinteraksi dengan mereka melalui halaqoh-halaqoh, mabit, pengajian-pengajian, hingga aku mengerti, betapa luas sudut pandang Islam dari kacamata Islam versi mereka, yang hingga kini pun aku pakai sebagai landasan berpikir dan bergerak. Wow, jadi serius pisan!
Kelas 2
Kelas 3
Dan akhirnya, aku terdampar di kota ini: Bandung. Aku tak mengira, segala sesuatunya menjadi lebih edan setelah hari itu.
(tobe continued)





My,,, army,,, tobat my,,,
Masa buka aib orang di blog ??? Serius lah kau???
Hiks, ini bukan army yang ku kenal,,, saudara aku dari kecil (dari jaman awal sospol maksudnya).
Tapi army tetaplah army si master lebai.
@semua
sudah di sensor orang-orang terkait yang rada sensitif. Ga buka aib kan? hehe..
@pipi
lho, ojo salah nangkep lho yo.. diwaca sing cetha.. tp fyi, bocahe kuwi saiki sampun nduwe momongan.. jane sing mesa’no yo aq to… hehe
sampun2, aku ngerti saiki…
healah alah…
Dinggg !!! Dasar Army,,, Army,,,
Eh, aku juga udah punya profile sekarang, tapi engga buka-buka aib orang dan engga selebai profilenya army. Baca ya. hehe
wuahh.. puanjang banget ceritanya..ampe saya capek bacanya..
hehe..
wah, iya deh.. rajinnya sih ngeblog di fs.. he2
@MeraLda
amiin. Alhamdulillah..
Audry sudah menikah beberapa waktu lalu. Semoga pernikahan adik sy berkah dan selalu dilimpahi rahmat Allah didalamnya.
Assalamu’alaikum!
My, kmrn aku udah ktmu ma audry. Anaknya rame bgt.. Nanya2 byk hal jg. O ya, emang mirip banget ama army. Bedanya, audry itu rajin senyum, ga jutek kyk army. Hehehe. Peace!
Audry,
kirain tinggi gitu. soalnya waktu liat di foto tampak dewasa, tapi ternyata.. anak keciiiiiiiiillll…. ribuuuuut…… trus, bangga banget ama abangnya. huh!
@miftajah
ya iyalah… secara abangnya emang keren..
@ kak army
eh kak, kk kenal ya sama meralda yang kasih komen diatas? kayaknya arin kenal deh.. dia anak sms 5 surabaya kan? skr dia kuliah di malang, bener gak? di fk unibraw kan? angkatan 2006.. betul teu?
klik namanya gak ada link blog nya..
@ meralda
arin mampir kok. jadi panitia malah.. kenapa bukan alda aja yg jadi delegasi fkub? kita kan bisa saling ketemuan*… (*kecewa mode on)
he, siapa pula yang gosipin arin mirip maria? :p
beda lagihhh. liat aja poto arin. gak ada mirip-mirip nya. he
eh, alda.. YM arin kemaren sempet dimanipulasi sama adek sepupu arin. dia suka iseng.. jadi afwan kalo ada sesuatu yang “agak aneh” dari YM arin ke alda. sebenernya sama temen-temen arin semuanya dia gituin sih. pake kata-kata kasar gitu… mungkin ila juga digituin dia kali. soalnya ila kayaknya ngambek ya ma arin??.ga negur2 arin lagi. hape arin juga kemaren (yang three) sempet dipegang sama adek arin juga, dia bilang dia ngisengin ila..terus dia apus no hp ila..
( apa id alda juga diapus sama adek arin yaaa???… gak tau..
alda, arin udah gak pake flexi lagi..jadi arin ga nyimpen no hp alda lagi, no hp ila juga ga ada lagi.. jadi arin bingung mau klarifikasi kemana.. kalo ketemu di ym si ila gak negur2 lagi.. alda juga, gak negur2 arin lagi. eh, tapi kayaknya id ym alda ilang deh dari ym arin.. arin gak tau kenapa..
afwan jiddan..afwan jiddan ya atas semua kesalah pahaman selama ini.. hiks..tolong bilangin ke ila, ttg kesalah pahaman ini. ini kerjaan adek sepupu arin tuh.
ko kita jadi lose contact gini yah??? hiks..
@ meralda
arin gak bisa buka mulriply alda.. fs alda sama ila ko ga ada lagi yah?? (bingung..)
aldaaa… alda…kemana kamu???
(
aku kehilangan jejakmu…
plis, sambung silaturahim lagi donk.. ym alda apaan sih??
iya nih, byk temen2 arin yang bilang, pas LKMM si maria nyari-nyariin arin katanya.. dia nanya2in arin terus.. hiks..
alda cerita apa aja ttg arin ke maria???
aldaaa…
( kangenn..
iya deh.. kayaknya emang arin lumayan mirip sama maria.. he
ym alda ternyata masih ada di arin.. fs alda juga masih ada.. tapi kok ga pernah negur2 arin lagi sihh???
(
duh afwan ya kak army… blog kk jadi tempat kangen-kangenan sama alda.. afwan ya.. afwan..
arin, sebenarnya alda juga sempet kena ‘perasaan’ yang sama kayak ila ttg ’sesuatu’ yang kasar..
karena itu, alda rada sungkan ngehub. arin lagi..
khawatir ‘kena’ masalah lagi…
tapi gpp, kok..
insyallah dengan klarifikasi ini juga sudah cukup melagakan hati..,
agar ga ada prasangka2 yang sebenarnya lebih dominan dari syaitan…
iya, kemarin alda nitip ke Maria biar bisa kenal ma arin…
soalnya alda cuma punya kenalan anak unsri kan arin ajah..
jadi, wajar ya kalo alda heboh minta maria kenal arin, biar nambah sodara juga…
ok…
moslemalda@yahoo.com
ini ID alda
u/ kak army…
maap, numpang ngasi bayan di sini..
uda terlanjur ‘enak’ sih, dapet space di sini.. (upst!)
jazakallah khoir, uda jadi jalan silaturrahim ini tersambung lagi..
Weleh,daku kayaknya jadi ikhwan pertama yang komen profile-nya Army nih…
Hehehe,tak pa pa la…
Itu nama2 orang yang udah dikasih bintang,malah disebut,gimana ini.
Bolehlah,ceritanya. Gaya2nya emg khas Army,hehehe
Ditunggu lanjutannya ya!?
kak, cerita kk bakal berlanjut lagi kalo kk udah nikah. ditunggu update-an page yg satu ini ya!
wah kak,,
klo lahirnya telat sehari nanti nama belakangnya bisa sama dong,,
hehe
oiya kak,,
salah menulis nama saya tuh di komen,,
bukan ramadhani,,
tapi Ramdhani,,
waduh my, tulisan mu ki njlimet tenan.
Btw, terkait namamu..aq tuh nge-fans abis sama Abudzar Alghifari
Sampai namaku tak kasih embel2 jadi:
MEGA AZIZAN ALGHIFARI
Sampe akhirnya aq kenal army, ga lagi2 kupake nama itu
hhh….
army!!
aku mau jadi ikhwan kedua yang komen profile mu
met lebaran ya!!
wew… baru kali ini baca profile orang panjang bener… hehe… salam kenal, kak… sepupu arin ya?
@nazhara
yups.. salam kenal juga… Sepupu? hm.. mungkin sedikit agak jauh dari itu..
@fikri
samo2.. met lebaran jugo.. Hahaha..! iyo nian, baru nyadar aku…
@srikandi
hihihihihi…. ngefans aq juga gpp, meg.. Hahaha!!
@ami
dah dibnenerin mi..
@arin & alda
sok lah… ada-ada aja kalian..
wah wah seru juga ya…
sok atuh mi, dibuat bukunya.. siapa tahu bisa ngalahin laskar pelangi atau mungkin ayat-ayat kelas cinta (bahasan kelas 2 n 3 sma).. trus siapa tahu ada yg mau ngangkat jadi film layar lebar, kesampaian kan mimpinya, haha
@arin
Iya deh, ga penting kok ^_~
Wah..My..mampir juga niy…;) Profilnya lengkap juga ya..eheehe..dibanding punyaku maksudnya. Tak link ya..
Oya, patomi=patmi..hohoho..
ealaaah….
ngono tho My ceritane….^_^
72 purnamane kapan My kuwi…isek suwi ta?
ckckck…..
tapi..btw anymay busway, aku salut gaya nulismu My…..
iso “mengaduk-aduk” imajinasi dan “menghanyutkan” perasaan…opo sih???
aslmkm akhi..rame nih
..ane ikut ngeramein dah hehe
akhirnya mampir juga di blog ini …
profilnya luar biasa …
trims..
ALLAAHU AKBARR!!!
PARRRAAAHHHH!!!!!
CK ..100X!!
2 foto terakhir jgn ditampilin lah, ntar ada yg complain lagii…
Your brother, with love #aaf
@aaf
hoo.. afwan bos, komennya dimoderasi, takut ada mispersepsi..
FYI, updated with photo tu baru kemaren bos.. salah, ya? afwan..
btw, kalo nt memikirkan sesuatu yang “aneh”, percayalah, itu hanya dalam pikiran nt aja.. kenyataannya tidak demikian. jzk, setelah daku amat-amati komen2 diatas, ternyata banyak yang ambigu. alhmd nt ingetin.. makanya, komen2 ambigu telah dimoderasi juga. ntar qt bisa ngobrol lah..
hmm…
belom pernah komen ke profile army
untuk tampilan profile-nya,
fotonya kebanyakan, kalo akhwat yang baca, bisa malu ngeliatinnya.
pas aku liat halamannya, langsung di-skip ke bawah, close up banget soalnya.
untuk profile-nya,
anda yang saya kenal,anda bisa melakukan lebih dari hal-hal yang anda lakukan sekarang.
hanya, kurang tekun aja.
you have power and great idea.
tapi bosen-an.
kalo mau sedikit tekun, i’m sure you’ll be a great man.
–your nice sister
–
fotonya gak kebanyakan sih. gak banyak kalo cuma pajang 4 poto.. cuma yang gak enak tuh 2 poto paling atas.. close up banget soalnya.. untuk embak yang di atas, wajar aja dia malu ngeliatnya.. akhwat soalnya.
ya iya. poto close up itu bikin akhwat malu masuk page ini. ganti aja gimana? kalo saya sih ga masalah.. cuma kan demi kemaslahatan bersama.
iya bener. menurut pengamatan saya army itu kurang tekun aja. pelupa banget orangnya.
tapi overall dan baik sih. ga terlalu tekun aja udah jadi great man.. palagi kalo tekun dan gak pelupa.
Pengamat army = army
Halah, hobby pisan mengamati diri sendiri.
Atuh ngapain foto nya dipasang gede2 amat my.
Saya pribadi sih biasa2 aja lihatnya, soalnya udah kebal ama army mah =D Tapi kasihan kalo ada yg terganggu. Kan blog yang diterbitkan itu milik publik jadinya.
-Sodara tiri-
Assalamu’alaykum..
Wah mas Army pernah kena VMJ yah??
Aku juga ahh..
Pasti masih banyak aku..
Dan aku lebih rapi menyembunyikannya… Lho koq bangga??
-rino adikke ratri-
hai
1.anakx manis juga tapi sayang terlalu pede abis
2.jangutx mengingatkan q akan kambing
3.wajah u mirip bams
emang bams mirip kambing? emang kambing manis ya?
wuiks,,
Army bicara inflasi!
wah, lama ga berjumpa adit yang satu ini. hehehe.. gimana kabarnya dirimu?
foto mu iku lo mie, nggarai mumet weteng ku wkwkwkw
btw Franciska Sukmadewi Megawati kok gk di link sih mie..(huh)